catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Di Pelabuhan Itu

on June 11, 2012

Di pelabuhan itu, pantai terakhirku. Semilir udara kawan karibku. Pasir berbutir menelusup kakiku. Ombak berderu memanja di telingaku. Karang pinjami ketegarannya padaku.

Di pelabuhan itu, riuh rendah dermagaku. Berderet bahtera anggun menunggu. Tapi tak selama itu. Satu tak sabar, satu mulai ragu. Maklum, langit mulai kehilangan biru.

Di pelabuhan itu, aku menyaru. Mencoba memasang identitas palsu. Senyum samarkan bimbang dan ragu. Lalu berpikir, mungkin ada yang akan tertipu.

Di pelabuhan itu, tinggallah aku. Aku dan hanya aku. Kini pilihan ada di tanganmu. Mau habiskan sisa mesiu, atau buang semua lalu bergabung denganku.

Di pelabuhan itu, penantian kian tabu. Bergulir buluh- buluh asaku. Membagi sore denganmu. Ikut tinggalkan pantai terakhirku, sebelum arungi luas samudra itu.

Me @fdh_ayu on twitter!

Posted from WordPress for Android


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: