catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Harus Kunamai Apa

on July 5, 2012

Harus kunamai apa?
Lompatan-lompatan kecil dari pipi yang kemerahan
Denyut yang makin nyata, makin teraba
Menapak langit tapi tidak jatuh
Seolah melayang dan berani melawan gravitasi
Bisikan yang menggema, mengajakku tetap terjaga

Harus kunamai apa?
Mata yang tak henti mencari
Hidung yang sudah sepeka anjing pelacak
Alam menjadi pucat dan lesu tanpa kita ada
Lalu berubah bergradasi cerah bila bersua

Harus kunamai apa?
Buluh rindu yang menusuk-nusuk
Aku terkena, aku bahagia
Aku berani, menantang dengan belagu
Bukan, itu bukan senyum
Itu adalah morfin yang tersembunyi di balik sebuah lengkungan bibir
Dan ceruk dalam sebuah lesung pipi
Menjadikanku pecandu

Harus kunamai apa?
Aku berceloteh, kau seksama
Kau mengoceh, aku terkesima
Dalam pesona
Yang membunga di tiap lontaran kata-kata

Siapa?
Yang belum kukenal sebelumnya
Mendadak, halus dan diam-diam
Kadang menimpa, kadang menempa
Indahnya menjadi saksi hidup setiap anak adam dan hawa

Harus kunamai apa?
Cinta?

Me @fdh_ayu on twitter!

Posted from WordPress for Android


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: