catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Dia

on July 11, 2012

Surga, benarkah itu yang terpantul di balik senyumnya?
Seolah ada cahaya yang membias sedasa warna
Seperti ada energi yang mampu mendorong tirta menuju muara
Pasti akan kukesampingkan segala prahara

Malaikat, seperti diakah kau menjelma?
Dengan aura yang menyemburat keemasan seperti senja
Dan mutiara yang terlahir di setiap ujung kata-kata
Mendamaikan kalbu yang lelah bertarung melawan sang fana

Bidadari, benarkah kau nyata?
Jungkir baliknya dunia kecilku yang sempurna, obrak-abriknya dimensi ruangku yang tertata, sedotnya energiku hingga tak bersisa, itu karena dia
Bidadari cemburu, itu juga karena dia
Salahkan dia, karena menjadi terlalu memesona

O, langit yang berbatas tiada
Demi apa kaubuat hidupku lantak begitu rupa?
Lambungnya ingatan melulu padanya

Dalam sekejap dan seketika
Aku luluh hanya atas nama buaian cinta

Aku tersesat, tapi biarkan saja
Aku kuat, meski tak berdaya
Menandingi pancaran sinarnya
Menekuni tiap penatnya rasa
Karena dia menantikanku, di ujung labirin sana.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: