catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Rindu Ramadhan

on July 17, 2012

Kaulah yang selalu kurindukan.
Wahai senja di bulan Ramadhan.
Saat angin bersantai, tunduk pula pepohonan.
Mentari mengalah, dan mulai berjingga keemasan.
Makin teramu dengan ayat suci, takzim dalam lantunan.

Kaulah yang selalu kurindukan.
Wahai hari-hari yang beberkah ribuan.
Yang kecil jadi besar dilipatkan.
Bodoh benar bila terlewat setiap kesempatan.

Perang melawan nafsu tak pernah begitu syahdu.
Serap menyerap dosa di masa lampau.
CintaNya tak pernah habis, tak pernah berlalu.
Ah, betapa jiwa ini gersang dari sejuk danau kasihMu.

Sambut dengan sukacita senyuman.
Di dalamnya cinta hamba dipersembahkan.
Dan Tuhan tak diam, Ia mengembalikan.
Dengan berjuta-juta kebaikan.

Telah diciptakannya Ramadhan.
Mulianya seolah surga dalam genggaman.
Menyelip harap inginkan pertemuan
Detik-detik indah sepanjang bulan.
Sepanjang tahun, sepanjang kehidupan.
Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Selamat menyambut Ramadhan, semoga terbaik termanfaatkan.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: