catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Jauh

on September 11, 2012

Doa, adalah bisikan cintaku, yang tersederhanakan oleh waktu.

Waktu, adalah penuntunku, untuk menyampaikan buluh-buluh berisi rindu.

Rindu, adalah mesinku, terbakar hangat dan bergerak, oleh jarak.

Jarak, terentang antara kedua lenganku, yang menyebut kita, merapal doa.

Doa, adalah bisikan cintaku, yang tersederhanakan oleh waktu.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: