catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Hari Terakhir

on October 10, 2012

image


Jika ini hari terakhirmu, apa yang akan kaulakukan?

Memohon kepada Tuhan dan malaikatNya agar sudi memperpanjang tenggat waktu?

Pasrah lalu memintakan pengampunan?

Mendatangi orangtua lalu memeluk dan mencium kakinya?

Menyatakan cinta yang telah lama terpendam?

Memesan tiket pesawat lalu pergi keliling Eropa?

Menelepon satu persatu kawan dan sahabat yang telah lama hilang kontak?

Mendengarkan kisah mereka seolah untuk yang terakhir kalinya?

Tersungkur dalam sujud panjang dan doa yang lama, tak pernah selama itu sebelumnya?

Menulis surat wasiat?

Semua itu hanya berujung pada satu.

Kau tak pernah menyadari hidupmu, hari-harimu, ternyata begitu berharga.

Sampai kau direnggut darinya.

Sampai nyawa dan kesempatan telah sampai pada final.

Sampai segala jaringan dan koneksi yang kaubangun selama ini, tak lagi berguna.

Sampai kesendirianlah yang akan menjemput, dan menemanimu lagi, sama seperti saat kau dilahirkan.

Dan saat tanah terakhir dalam sekop dijatuhkan.

Saat bunga-bunga selesai ditaburkan.

Saat para pelayat mulai jauh meninggalkan.

Pintu di belakangmupun tertutup.

Kau tahu, tak ada lagi jalan kembali, untuk memulai lagi.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: