catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Kemarin

on November 28, 2012

Aku laksana hujan
Kau serupa kemarau
Kuhapus kau dengan dinginnya deras
Kautantang aku dengan kembali memanas

Aku berkawan mendung
Bersahabatkan rintik gerimis
Kau berbala matahari
Berpasukan debu mengudara

Aku menjelang
Kau menghilang
Itu kemarin

Sejuk yang kutinggalkan kandas sudah hari ini

Karena kautebas aku hingga seolah hanya mimpi

Bila aku, hujan, tak pula sanggup tenangkan kau, kemarau,

mungkin pertemuan kita tak lagi direstui bumi.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: