catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Arus

on December 29, 2012

Imanku ibarat ranting kecil, kurus dan rentan.

Perasaanku laksana arus deras yang mampu mengombang-ambing kehidupan.

Bila terseret aliran, mustahil bergantung hanya kepada ranting keropos nan rapuh.

Tapi membiarkan diri pasrah akan ke mana badai membawa, itu sama saja bunuh diri.

Atau menunggu arus tenang? Umurku mungkin tak sampai seberang.

Lebih baik aku naik ke daratan, melesat ke hutan.

Mencari batang pohon yang cukup kokoh untuk kubawa.

Kurangkai lalu kujadikan rakit sederhana.

Lalu berakitlah aku ke hulu,

karena debit air terlalu besar untukku berenang ke tepian.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: