catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Jodoh dan Maut

on January 19, 2013

Jodoh dan kematian punya kesamaan.

Keduanya sama-sama rahasia Tuhan.

Tapi,

Kenapa selalu ada pertanyaan, “Kapan nyusul ke pelaminan?”

Dan tak pernah ada pertanyaan,
“Kapan nyusul ke pemakaman?”

Padahal manusia sama-sama tak berhak menjawab keduanya.

Padahal keduanya sama-sama hak prerogatif Tuhan.

Buatku pribadi,

Pertanyaan kedualah yang lebih layak ditanyakan, setidaknya untuk diri sendiri.

Dzikrul maut. Mengingat mati.

Karena hanya dengan mengingat mati, manusia akan berjuang mengumpulkan secukup-cukupnya bekal.

Karena hanya dengan mengingat mati, manusia menyadari bahwa waktunya di dunia ini terbatas.

Karena hanya dengan mengingat mati, manusia memahami tujuan ia dihidupkan.

Thanks for reading!


2 responses to “Jodoh dan Maut

  1. @aprieJ says:

    hahaha, nice mba😀
    ijin aku jadiin status yah?

  2. Thank you very much🙂

    Boleh, boleh, silakan..😀 makasih udah mampir ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: