catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Tersesat

on February 9, 2013

Debar halus ini makin menyilaukan
Benderang jalan di hadapan
Tapak di belakang terlupakan

Peta dan kompas mendadak bisu
Seketika aku terbuai dalam binar mata itu
Dan hangat senyum itu

Aku mendekat sekaligus menjauh
Bahagia sembari nestapa
Ini manis, tapi juga pahit
Benar, aku tak akan pernah siap kecewa

Makanyalah Tuhan,

Hanya di jalanmu aku ingin disesatkan

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: