catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Kamu

on March 18, 2013

Itu senyummu, yang membuatku menemukan rumah untukku pulang, dari jauhnya pengembaraan.

Itu wajahmu, yang seketika meluncurkan peluru-peluru rindu, yang hunjam ke tempat cintaku dulu pernah bersemayam.

Itu matamu, yang kilau keperakannya sesekali muncul, melesakkan kehangatan, bak tetes salju cair di pagi hari.

Itu hatimu, jernih seperti sungai, yang tak henti meluapiku dengan kebaikan.

Itu dirimu, yang tanpanya aku tak akan pernah terbiasa.

Ya. Itu kamu.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: