catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Buku Ajaib

on April 17, 2013

Aku punya sebuah buku ajaib. Buku itu penuh berisi puisi-puisi indah. Kata-katanya tak terjangkau bahkan oleh pujangga termasyhur sekalipun. Gaya bahasanya hebat, majasnya beragam. Diksinya tepat, elok berima. Puisi itu sungguh lezat dicerna akal. Tak hanya puisi, buku itu juga punya kisah. Kisah keberhasilan dan kegagalan dari masa lampau. Kisah keberhasilan, untuk mengajak kita berbuat yang sama. Kisah kegagalan, untuk mencegah kita berbuat yang sama. Penuh tuntunan, penuh nasihat. Sarat petunjuk, sarat kebijaksanaan. Seperti buku manual kehidupan. Menyejukkan hati, menyegarkan pikiran. Persis seperti jernih air yang mengalir di antara perbukitan, membuat lampias dahaga siapapun yang meminumnya.

Saat pertama kali aku membacanya, Kawan, amboi, sungguh terasa makin ajaib. Semakin kubaca buku itu, semakin ku tenggelam di dalamnya, semakin tenang hatiku. Makin terang pikirku. Ada kesejukan sejati yang menelusupi sukma, yang tak pernah kudapat dari lena limpahan harta, tarian dunia, nyanyian yang membahana.

Terkadang, ada seseorang yang membacakan buku itu untukku. Rasanya tak kalah nikmat. Aku terus menunduk, menyadari betapa kecilnya aku dibandingkan penulis buku itu. Aku, yang sering mengaku-aku penulis, penyair amatir, tak bisa berkata banyak, selain mengakui kesempurnaan bahasa yang dimiliki buku itu.

Buku itu, Kawan, bahkan tiap hurufnya mengandung kebaikan. Kita baca huruf demi huruf, maka kebaikan demi kebaikan akan menetes dari atas kita. Kaubaca dengan susah lagi payah, malah kebaikanmu berlipat dua. Bukan main. Betul-betul ajaib, bukan?

Sebenarnya buku itu, meski ajaib, bukan buku langka. Bukan hanya aku, nyaris setiap orang di negeri ini punya. Ia seringkali ada di rumah-rumah, di rak-rak buku, tergeletak sembarang di meja. Kadang-kadang terbengkalai hingga ia terselimuti debu sedemikian tebalnya. Sungguh disayangkan.

Maka janganlah heran, jika manusia sekarang banyak yang gelisah. Resah meski terlindung dalam rumah mewah. Sibuk mencari kedamaian di luar, padahal kedamaian itu hanya beberapa langkah saja darinya. Tinggal buka buku ajaib ini saja, pahami, dan laksanakan isinya. Namanya juga buku ajaib, ia pasti bisa memberikan kedamaian sejati yang abadi, bukan kesenangan palsu nan semu.

Buku itu punya banyak judul. Al Furqan. Pembeda. Adz Dzikr. Pemberi peringatan. Al Mau’idhah. Nasihat. Asy Syifa. Penyembuh. Al Hukm. Peraturan. Al Hikmah. Kebijaksanaan. Al Huda. Petunjuk. At Tanzil. Yang diturunkan. Ar Rahmat. Karunia. Ar Ruh. Ruh. Al Bayan. Penerang. Al Kalam. Ucapan. Al Busyra. Kabar gembira. An Nur. Cahaya. Al Basha’ir. Pedoman. Al Balagh. Kabar. Al Qaul. Perkataan. Tapi judul aslinya sederhana saja. Al Qur’an. Artinya bacaan. Bukan bacaan biasa, ia bacaan terbaik yang dianugerahkan penulisnya, karena kasih sayangNya untuk semua manusia.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: