catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Terbiasa

on July 10, 2013

Kita tak akan pernah bisa melupakan kenangan.
Kenyataannya,
Kita hanya membiasakan diri hidup bersama kenangan.
Sebab dengan terbiasa itu, kita ingin bisa menepikan kenangan, karena kita telah menganggapnya biasa.

Kita tak akan pernah bisa menghilangkan cinta.
Kenyataannya,
Kita hanya membiasakan diri hidup tanpa cinta.
Sebab dengan terbiasa itu, kita ingin tak lagi mengistimewakan cinta, memberinya porsi lebih besar, lebih spesial, karena kita telah menganggapnya biasa.

Kita tak akan pernah bisa mengubah takdir.
Kenyataannya,
Kita hanya membiasakan diri berusaha dan berdoa sebaik mungkin, agar hidup berjalan sebagaimana kita inginkan.
Sebab dengan terbiasa itu, kita ingin Tuhan melihat kerja dan upaya kita, hingga Ia berkenan membelokkan takdir sesuai mau kita.

Kita sudah terbiasa dengan kata terbiasa. Kita tidak suka perubahan. Kita lebih suka kebiasaan. Tapi penyesuaian kadang diperlukan, sebab perubahan adalah sebuah keniscayaan. Dan kebiasaan bukan lagi sebuah kemutlakan. Maka, saat perubahan datang, dalam kenangan, cinta dan takdir, yang perlu kita lakukan hanyalah percaya, bahwa kita pasti akan terbiasa, dengan perubahan yang baru ini. Percaya, bahwa waktu akan membantu, dan yakin, kehendak Tuhan selalu baik adanya.

Sesekali, kita mungkin perlu juga membiasakan diri bersyukur, berbagi, dan berpemahaman baik. Demi kebaikan diri kita sendiri.

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: