catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Tentang Kefanaan

on December 7, 2013

akhirnya aku mungkin menerima
yang di antara kita itu tak nyata

pun,
tangis hujan akan jadi sedu sedan
rekah kembang pasti lalu menggersang
gulungan badai akhirnya juga terurai

apalagi hanya kita
persuaannya hanya noktah tak terbaca dalam semesta
perpisahannya tak tersesal kecuali hanya satu jiwa
tak istimewa

maka aku hentikan meski hanya mengenang
ribuan kata yang berjejalan terbuang
lalu berdiri berhadapan
dengan kefanaan berikutnya

Thanks for reading!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: