catatan kecil

buah pikiran, yang menunggu untuk dituliskan

Apa Artinya Cinta?

on November 3, 2014

Kalau kita keduk definisi cinta di Kamus Besar Bahasa Indonesia, maka setidaknya ada empat arti dari kata cinta di sana. Keempatnya yaitu: 1. Suka sekali; sayang benar 2. Kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan) 3. Ingin sekali, berharap sekali; rindu 4. Susah hati (khawatir); risau.

Dari dulu saya selalu serius memikirkan arti cinta. Karena bagi saya, definisi cinta itu sama sekali tidak sederhana. Karena yang sederhana itu bukan cinta tapi rumah makan (oke ini garing. Lupakan). Di mata saya cinta seharusnya lebih serius daripada yang dinyatakan bocah-bocah itu kepada pacarnya. Cinta seharusnya punya kekuatan yang membuat kita mudah memahami dan memaafkan, bukan malah ngambek jika sang kekasih tak menghubungi seharian. Cinta itu bukan berarti dia harus memberikan segalanya untuk kita, sebaliknya, cinta seharusnya membuat kita bisa mengerti jika dia tak memberikan segalanya untuk kita. Bukankah dia juga harus mengurus dirinya sendiri?


Bagi saya, cinta itu besar sekali taruhannya. Jika kita bersedia mencintai seseorang, maka kita harus sanggup menerima hidupnya bersentuhan dengan hidup kita, tapi jalurnya tetap masing-masing. Tetap dengan rutinitas, hobi dan aktivitas sosial masing-masing. Jadi kalau ada orang yang mengaku cinta, lalu ke mana-mana dan apa-apa maunya sama cintanya, lantas lupa dengan teman-teman, jadi malas kerja atau kuliah, atau bahkan berani melawan orangtua, itu sih bukan cinta namanya.


Jika kita bersedia mencintai seseorang, maka kita harus rela pikiran kita disibukkan olehnya. Dia sedih, kita ikut sedih. Dia bingung, kita ikut bingung. Dia sakit, kita ikut cemas. Dia sehat, kita ikut lega. Dia bahagia, kita ikut bahagia. Tak jarang suasana hati langsung berubah seiring kabar yang dia bawa.


Jika kita bersedia mencintai seseorang, kita harus mau hari-hari kita disandera rindu. Orang bilang, rindu pada cinta itu ibarat pupuk pada tanaman. Bila pupuk kurang, tanaman akan layu. Bila berlebihan, tanaman akan mati keracunan. Jadi harus pas. Nah, menakar rindu yang pas inilah yang sulit. Menakar dosisnya supaya nggak bikin kita jadi kontraproduktif, atau malah stres, itulah yang tidak mudah.


Jika kita bersedia mencintai seseorang, kita harus terima mudah sekali khawatir dan risau, seperti definisi keempat punya KBBI itu. Apalagi jika dia sedang tidak bersama kita. Maunya nggak dipikir, tapi tetep aja kepikiran. Maunya ditinggal tidur, tapi malah muncul di mimpi. Maunya dibawa sibuk biar lupa, tapi malah lebih sibuk ingat-ingat dia.


Jika kita bersedia mencintai seseorang, maka cinta itu seharusnya bisa membawa kita lebih dekat pada yang maha mempunyai cinta. Karena padaNyalah sesungguhnya segala cinta bermuara. Segala rindu, khawatir dan risau itu, bisa kita titipkan padaNya. Dan yakinlah, bahwa Dia akan mengganti rindu, khawatir dan risau itu dengan perasaan damai, tenang dan ikhlas, yang akan membuat hati kita jadi ringan.


Simpulannya, jika kita bersedia mencintai seseorang dengan damai, tenang dan ikhlas, maka kita telah menemukan makna mencintai yang sesungguhnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: